Empat Korban Jiwa Berjatuhan dalam Insiden Kecelakaan Maut di Jalan Raya Surabaya-Malang

beacukaipematangsiantar.com – Tragedi kecelakaan yang melibatkan truk kontainer, dua sepeda motor, dan sebuah rumah di Jalan Raya Surabaya-Malang, Purwodadi, Pasuruan, telah mengakibatkan meninggalnya empat orang. Kecelakaan tragis ini terjadi ketika truk kontainer hantam dua sepeda motor dan sebuah bangunan, menyebabkan kerusakan signifikan dan kehilangan nyawa.

Identifikasi Korban Terakhir

Korban keempat ditemukan saat tim evakuasi bekerja pada reruntuhan truk. Korban tersebut adalah Eko Rukiadi (62), seorang guru dari Jl Kali Ciliwung, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kedopok, Kota Probolinggo. Beliau ditemukan tertimbun di bawah reruntuhan tembok rumah yang rusak parah akibat kecelakaan.

Menurut AKP Deni Eko Prasetyo, Kasat Lantas Polres Pasuruan, “Eko Rukiadi adalah pengendara motor Honda BeAT yang juga mengangkut putrinya, Cindy Erindra Prameswari, yang termasuk dalam daftar korban meninggal di lokasi kejadian.”

Detail Korban Lainnya

Sebelum penemuan ini, tiga korban jiwa telah diidentifikasi. Mereka adalah Sukirno (46) dan istrinya, Nuril Chomariati (42), keduanya adalah warga Jalan Manggar, Kelurahan/Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang mengendarai motor Honda Vario dengan nomor polisi N 2939 ABO. Korban lainnya adalah Cindy Erindra Prameswari (19), seorang mahasiswa yang mengendarai motor Honda BeAT dengan nomor polisi N 4309 QJ.

Iptu Kunaefi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, menambahkan, “Dengan penemuan terbaru ini, total korban meninggal dalam insiden ini menjadi empat orang, termasuk Eko Rukiadi, ayah dari Cindy.”

Pentingnya Keselamatan Berkendara

Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan berkendara. Masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan yang aman, dan melakukan perawatan kendaraan secara berkala untuk menghindari kecelakaan serupa yang dapat berujung pada kerugian nyawa dan harta benda.

Klarifikasi Resmi Menteri Komunikasi dan Informatika Mengenai Platform Elaelo

beacukaipematangsiantar.com – Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, telah memberikan pernyataan resmi untuk mengklarifikasi bahwa platform Elaelo, yang baru-baru ini menjadi bahan diskusi sebagai alternatif untuk platform X (sebelumnya Twitter), tidak merupakan buatan atau proyek dari pemerintah.

Latar Belakang Spekulasi Pemblokiran X dan Kemunculan Elaelo

Diskusi mengenai Elaelo muncul di tengah kemungkinan pemblokiran platform X oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, dikarenakan platform tersebut memperkenankan konten pornografi, yang secara eksplisit dilarang di Indonesia. Elaelo, yang terdaftar dengan nama domain .id, telah menarik perhatian publik sejalan dengan isu pemblokiran tersebut.

Verifikasi Identitas Pemilik Domain Elaelo

Untuk menanggapi spekulasi yang beredar, John Sihar Simanjuntak, Ketua dari Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), telah melakukan verifikasi terhadap pendaftar domain elaelo.id. Beliau menginformasikan, “Pendaftaran domain elaelo.id tidak tercatat atas nama Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pendaftaran dilaksanakan melalui registrar Qwords, namun identitas registrant tidak dapat kami ungkapkan secara publik.”

Status Pengembangan Situs Elaelo

Saat ini, situs elaelo.id masih dalam proses pengembangan, yang ditandai dengan halaman yang menampilkan logo Garuda Pancasila dan notifikasi bahwa situs sedang dibangun oleh Kominfo. Situs tersebut juga menampilkan pesan, “Ela Elo Is Coming, Big Features Will Be Ready,” dengan tambahan tagline “Iron Dome #Hmei.”

Evaluasi dari Ahli Keamanan Siber

Platform Elaelo juga mendapat evaluasi kritis dari beberapa ahli keamanan siber, termasuk Alfons Tanujaya dari Vaksin.com. Menurutnya, “Elaelo awalnya menarik perhatian dengan tawaran 1.000 centang biru untuk pengguna yang mendaftar pertama kali, namun, tindakan selanjutnya dari platform ini dianggap tidak etis dan mungkin melanggar beberapa norma hukum.”

Menteri Komunikasi dan Informatika menegaskan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam pembuatan atau pengelolaan Elaelo. Meskipun platform ini muncul sebagai alternatif yang menjanjikan untuk X, masih terdapat beberapa isu penting yang perlu ditangani sebelum dapat dioperasikan sepenuhnya. Klarifikasi ini diharapkan dapat menjawab spekulasi yang beredar dan memberikan informasi yang jelas kepada publik.

Pengiriman Berkas Tersangka Pembunuhan Cirebon ke Kejaksaan: Evaluasi Menyeluruh dan Pendekatan Saintifik

beacukaipematangsiantar.com – Polda Jawa Barat siap untuk melimpahkan berkas kasus pembunuhan yang menimpa Vina dan Eki di Cirebon, dengan tersangka utama Pegi Setiawan. Setelah proses penyidikan yang intensif, kepolisian telah menyatakan bahwa berkas perkara ini kini lengkap.

Irjen Sandi Nugroho, Kadiv Humas Mabes Polri, mengumumkan pada pertemuan dengan media di Mabes Polri pada Rabu (19/6/2024), “Berkat dedikasi tim Polda Jabar yang telah bekerja keras siang dan malam secara profesional dan proporsional, berkas penyidikan akan diserahkan ke kejaksaan esok hari.”

Dalam proses penyidikan, telah diperiksa total 70 saksi, dimana 18 di antaranya memberikan kesaksian yang memberatkan bagi tersangka, sementara lainnya memberikan kesaksian yang meringankan. “Penambahan ahli dalam berbagai bidang seperti pidana, forensik, psikologi, dan IT telah membantu dalam mengungkap kasus ini dengan pendekatan yang proporsional dan berbasis saintifik,” tambah Sandi Nugroho.

Sementara itu, Kombes Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jabar, menjelaskan bahwa sejauh ini telah diperiksa 68 saksi dan telah meminta bantuan ahli untuk mengungkap lebih lanjut kasus pembunuhan Vina dan M Rizky atau Eky yang terjadi di Cirebon pada tahun 2016. “Kami juga melibatkan ahli psikologi forensik dalam pengusutan kasus ini untuk memberikan kejelasan lebih mendalam pada peristiwa pidana yang terjadi,” ujar Abast.

Kasus ini, yang terjadi pada tahun 2016, telah melihat penangkapan delapan orang sejak kejadian. Tujuh dari mereka telah dihukum penjara seumur hidup, sedangkan satu individu lainnya telah dibebaskan karena masih berstatus sebagai anak di bawah umur pada saat kejadian. Pegi Setiawan, yang sempat menjadi buron sejak kejadian, baru-baru ini ditangkap oleh polisi.

“Setelah peninjauan ulang dan penyidikan lanjutan, terjadi perubahan dalam jumlah buronan dari tiga menjadi satu, yang kini hanya mencakup Pegi,” jelas pihak kepolisian. Ini mengindikasikan adanya perbedaan dalam keterangan saksi sejak awal penyidikan.

Langkah selanjutnya dalam proses hukum ini adalah penyerahan berkas ke kejaksaan, yang diharapkan akan membawa kasus ini menuju resolusi yang adil dan menyeluruh.

Dari Tolakan Google ke Pendiri Startup: Kisah Ketahanan Karir Matan Gans dalam Dunia Teknologi

beacukaipematangsiantar.com – Matan Gans, seorang lulusan baru Universitas Brown pada tahun 2022, telah menghadapi serangkaian tantangan yang signifikan dalam mencari stabilitas karier di sektor teknologi. Awalnya, ia mendapatkan dua tawaran pekerjaan menarik dari Google dan Coinbase, dua perusahaan teknologi terkemuka. Meskipun Google adalah perusahaan impian bagi banyak profesional muda, Gans memutuskan untuk menolak tawaran tersebut karena memerlukan relokasi dari Boston ke California, suatu langkah yang tidak ia inginkan.

Sebaliknya, ia tertarik dengan tawaran dari Coinbase yang menawarkan fleksibilitas bekerja dari jarak jauh, memungkinkan dia untuk tetap di Boston. Namun, keputusannya menghadapi kekecewaan ketika Coinbase, pada saat yang sama dengan gelombang PHK di industri teknologi, membatalkan tawaran pekerjaan yang telah diberikan kepadanya. Kejadian ini dilaporkan oleh Business Insider sebagai contoh dari ketidakpastian yang sering terjadi dalam industri teknologi.

Menanggapi situasi yang tidak menguntungkan ini, Gans berbagi pengalamannya di LinkedIn, yang memicu banyak dukungan dan tawaran pekerjaan dari berbagai sumber. Kesempatan inilah yang membawanya kembali ke Amazon Web Services (AWS), di mana ia sebelumnya magang. Beruntung, perusahaan menawarkan fleksibilitas untuk bekerja dari jarak jauh, sehingga memungkinkan Gans untuk tetap di Boston.

Di AWS, Gans mulai bekerja sebagai software engineer pada Agustus 2022 dan berhasil bertahan dari dua gelombang PHK awal di tahun 2023. Namun, kebahagiaannya kembali terganggu ketika Amazon mengumumkan kebijakan kembali bekerja ke kantor pada Februari 2023, sebuah perubahan yang bertentangan dengan alasan utamanya bekerja di AWS. Tak lama kemudian, Gans kehilangan akses ke sistem perusahaan dan mengonfirmasi bahwa dia telah resmi di-PHK melalui email.

Pengalaman PHK ini kemudian memicu Gans untuk mencurahkan perasaannya kembali di LinkedIn, meskipun kali ini responsnya tidak sekuat sebelumnya. Menyadari kondisi industri yang penuh dengan PHK, Gans memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan mendirikan perusahaan rintisannya sendiri dan menjadi pengajar coding serta kecerdasan buatan (AI).

Meskipun awalnya menyesal tidak menerima tawaran dari Google, Gans akhirnya menemukan bahwa keputusannya membuka jalan baru untuk pertumbuhan pribadi dan profesional, membuktikan bahwa terkadang PHK bisa menjadi titik balik untuk introspeksi dan penemuan diri.

Tragedi Kecelakaan Fatal di Tol Dalam Kota Jakarta: Analisis dan Implikasi Keselamatan Berkendara

beacukaipematangsiantar.com – Telah terjadi sebuah insiden kecelakaan fatal di Tol Dalam Kota, Jakarta, dimana sebuah mobil sport Porsche bertabrakan dengan truk muatan besi. Laporan dari akun X TMC Polda Metro Jaya mengindikasikan bahwa kejadian ini terjadi pada pukul 01.40 dini hari, di Ruas Tol Dalam Kota KM 05+200 wilayah Kuningan, Jakarta. Mobil Porsche dengan nomor polisi B 2031 PBV tersebut kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak bagian belakang truk. Akibat dari kejadian tragis ini, pengemudi mobil Porsche, yang diidentifikasi dengan inisial TP, berusia 31 tahun dari Mampang, Jakarta, meninggal di lokasi kejadian.

Deskripsi Detail Kecelakaan:

  • Lokasi Kecelakaan: Tol Dalam Kota KM 05+200 Kuningan, Jakarta.
  • Dinamika Kecelakaan: Mobil Porsche bergerak dari arah barat (Semanggi) ke timur (Kuningan) dan bertabrakan dengan truk muatan besi dari belakang.
  • Korban Kecelakaan: Pengemudi Porsche meninggal di lokasi, sedangkan penumpangnya, berinisial J, berusia 23 tahun, selamat tetapi mengalami trauma berat.

Kesimpulan Keselamatan Berkendara:

Kecelakaan ini menggambarkan beberapa aspek penting mengenai keselamatan berkendara yang sering diabaikan, terutama pada penggunaan jalan tol:

  1. Kepatuhan terhadap Batas Kecepatan: Jalan tol menetapkan batas kecepatan minimal 60 km/jam dan maksimal 80 km/jam. Melampaui batas kecepatan dapat menyebabkan kendaraan sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
  2. Pemeliharaan Jarak Aman: Pentingnya menjaga jarak yang aman dari kendaraan di depan untuk memberikan waktu yang cukup bagi pengemudi untuk bereaksi dalam situasi darurat.
  3. Pengelolaan Kondisi Pengemudi: Mengemudi dalam keadaan kelelahan menurunkan konsentrasi dan meningkatkan potensi kecelakaan. Jusri Pulubuhu, dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDM), menyarankan pengemudi untuk mengambil istirahat jika merasa lelah atau mengantuk.

Implikasi untuk Keselamatan Berkendara:

Insiden ini mengingatkan akan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam mengemudi. Pengemudi harus secara aktif mengelola kelelahan, mematuhi batas kecepatan, dan menjaga jarak aman untuk mencegah kecelakaan dan memastikan keselamatan semua pengguna jalan. Kecelakaan ini juga menekankan pentingnya kebijakan keselamatan lalu lintas yang efektif dan pendidikan berkendara yang memadai untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu pengemudi tetapi juga merupakan hasil dari kebijakan sistemik yang mendukung praktik berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat Mengajukan Tuntutan Hukum terhadap Adobe atas Tuduhan Praktik Berlangganan

beacukaipematangsiantar.com – Departemen Kehakitan Amerika Serikat (DOJ), melalui pengajuan yang dilakukan di Pengadilan Federal San Jose, California, telah menuntut Adobe Systems Incorporated. Menurut laporan yang dirilis oleh Reuters pada tanggal 18 Juni 2024, Komisi Perdagangan Federal (FTC) menyatakan bahwa perusahaan tersebut telah melanggar kepercayaan konsumen dengan menyembunyikan biaya pembatalan dalam paket berlangganan tahunan yang populer untuk produk-produk seperti Photoshop dan Acrobat, serta mempersulit proses pembatalan berlangganan tersebut.

Detil Gugatan

FTC mengklaim bahwa Adobe mengimplementasikan biaya penghentian yang dapat mencapai jumlah yang signifikan, terkadang hingga ratusan dolar, yang dimasukkan dengan sedikit pemberitahuan dalam syarat dan ketentuan paket berlangganan tahunannya. Lebih lanjut, Adobe dituduh menghitung biaya terminasi dini sebesar 50% dari total pembayaran yang tersisa jika pelanggan memutuskan untuk membatalkan berlangganan dalam tahun pertama.

Kesulitan dalam Pembatalan Berlangganan

Tuduhan lain yang diungkapkan oleh FTC mencakup praktik Adobe yang mempersulit pelanggan dalam melakukan pembatalan secara online, dengan mewajibkan mereka untuk melewati sejumlah prosedur yang tidak perlu. Bagi pelanggan yang memilih untuk membatalkan layanan melalui telepon, sering kali mereka mengalami pemutusan secara tidak sengaja, harus berinteraksi dengan beberapa perwakilan, dan menghadapi taktik penundaan serta perlawanan.

Eksekutif yang Terlibat

Dalam gugatan tersebut, dua eksekutif tinggi Adobe juga disebutkan sebagai terdakwa, yaitu David Wadhwani, Presiden Bisnis Media Digital, dan Maninder Sawhney, Wakil Presiden Senior Penjualan Digital.

Pernyataan dari Direktur FTC

Direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC, Samuel Levine, mengkritik praktik Adobe dengan menyatakan, “Adobe telah menjebak pelanggan dengan biaya terminasi dini yang tidak jelas dan menghalangi upaya pembatalan yang sah. Publik Amerika sudah lelah dengan perusahaan yang menggunakan taktik sembunyi saat pendaftaran dan penghalang saat pembatalan.”

Kontribusi Pendapatan dari Langganan

Dari sisi keuangan, langganan memberikan kontribusi yang substansial bagi pendapatan Adobe, dengan US$4,92 miliar, atau 95%, dari total pendapatan sebesar US$5,18 miliar di kuartal yang berakhir pada bulan Maret.

Gugatan ini menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam praktik berlangganan yang diadopsi oleh perusahaan teknologi, mengingat pengaruhnya yang besar terhadap hak-hak konsumen.

PT Pertamina (Persero) Meraih Posisi Ketiga dalam Peringkat Fortune 500 Asia Tenggara 2024

beacukaipematangsiantar.com – Dalam sebuah pencapaian yang patut dicatat, PT Pertamina (Persero) telah berhasil mengamankan posisi ketiga dalam peringkat Fortune 500 untuk Asia Tenggara tahun 2024, menandai pengakuan pertamanya dalam daftar prestisius ini oleh media internasional, Fortune.

Kinerja Kompetitif Pertamina di Panggung Global

Fadjar Djoko Santoso, Wakil Presiden Komunikasi Korporat di Pertamina, menyoroti bahwa meskipun menghadapi tantangan bisnis global, Pertamina telah berhasil bersaing dengan perusahaan-perusahaan global terkemuka di berbagai sektor, termasuk minyak dan gas, perbankan, dan penerbangan. Dia menekankan bahwa peringkat ini adalah bukti dari pertumbuhan kinerja Pertamina yang didorong oleh strategi bisnis yang kuat, yang telah memperkuat posisinya baik secara global maupun regional.

Dampak Dinamika Geopolitik dan Kinerja Keuangan

Publikasi Fortune yang bertanggal 18 Juni 2024, mencatat bahwa sementara Asia Tenggara memainkan peran krusial dalam ekonomi global pasca-COVID-19, perusahaan-perusahaan di kawasan ini rentan terhadap dinamika global seperti konflik geopolitik dan ketidakpastian pasar. Meskipun mengalami penurunan pendapatan, lima perusahaan terbesar di Asia Tenggara, termasuk Pertamina, telah berhasil menghasilkan pendapatan yang signifikan dibandingkan dengan rekan-rekan regional mereka.

Pertumbuhan Profitabilitas dan Kelayakan Investasi

Pada tahun 2023, Pertamina melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 17%, mencapai US$4,77 miliar, yang setara dengan sekitar Rp72,7 triliun, dengan asumsi nilai tukar Rp15,255 per US. 14,36 miliar, dengan pendapatan konsolidasi mencapai US$75,79 miliar untuk tahun tersebut. Pertumbuhan keuangan ini telah diakui oleh lembaga peringkat internasional, memperkuat status Pertamina sebagai perusahaan yang layak investasi.

Efisiensi Operasional dan Tanggung Jawab Lingkungan

Fadjar menambahkan bahwa Pertamina telah meningkatkan efisiensi operasional di semua divisi, baik di tingkat holding maupun sub-holding, melalui program optimasi biaya yang berkontribusi sekitar US$1,1 miliar. Selain itu, operasi perusahaan menjadi semakin ramah lingkungan, sejalan dengan implementasi praktik Environmental, Social, dan Governance (ESG) di seluruh lini bisnis. Pertamina menduduki peringkat pertama secara global dalam sub-industri Minyak dan Gas Terintegrasi menurut penilaian ESG dari Sustainalytics.

Komitmen terhadap Transisi Energi

Berkomitmen pada transisi energi, Pertamina mendukung target Emisi Nol Bersih untuk tahun 2060 dengan mempromosikan program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Fadjar menekankan bahwa dengan dukungan semua pemangku kepentingan, Pertamina siap untuk terus tumbuh sebagai perusahaan nasional terdepan yang berdedikasi untuk menjaga ketahanan dan kemandirian energi di Indonesia.

Francisco Conceicao Meneladani Prestasi Ayahnya di Piala Eropa dengan Pencapaian Gol Signifikan

beacukaipematangsiantar.com – Dalam pertandingan yang berlangsung penuh ketegangan di Leipzig Stadium pada dini hari WIB, Rabu, 19 Juni 2024, Francisco Conceicao telah membuktikan kemampuannya dengan membantu Timnas Portugal meraih kemenangan 2-1 atas Republik Ceko dalam laga Grup F Piala Eropa 2024. Kemenangan ini semakin berharga karena Francisco berhasil mengulang pencapaian ayahnya, Sergio Conceicao, yang pernah mencetak gol dalam turnamen yang sama.

Kronologi Pertandingan:

Pertandingan tersebut melihat Republik Ceko memimpin terlebih dahulu dengan gol dari Lucas Provod pada menit ke-62. Namun, Portugal berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya tujuh menit kemudian, berkat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Robin Hranac. Mendekati akhir pertandingan, Francisco Conceicao, yang turun sebagai pemain pengganti, mencetak gol kemenangan, memastikan kemenangan untuk Portugal.

Jejak Ayah:

Sergio Conceicao, ayah dari Francisco, tercatat dalam sejarah sepak bola Portugal dengan 56 penampilan dari tahun 1996 hingga 2003. Prestasinya yang paling diingat adalah hat-trick yang ia cetak melawan Jerman dalam Piala Eropa tahun 2000, menghasilkan kemenangan 3-0 untuk Portugal.

Pencapaian Francisco Conceicao:

Francisco, berusia 21 tahun, mencetak gol penting ini pada pertandingan ketiganya bersama tim nasional Portugal, yang juga merupakan gol debutnya untuk negara tersebut. Performa gemilangnya di klub FC Porto, di bawah bimbingan ayahnya, dengan delapan gol dan delapan assist musim lalu, telah membuktikan kapasitasnya sebagai pemain yang berbakat.

Kepercayaan dari Pelatih Nasional:

Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, telah menunjukkan kepercayaan yang tinggi kepada Francisco dengan mengikutsertakannya dalam skuad Euro 2024, meskipun pengalaman internasionalnya masih terbatas. Martinez berkomentar, “Francisco adalah contoh nyata dari hasil kerja keras. Dia layak berada di sini dan telah membuktikan bahwa dia siap untuk membantu tim. Performanya selama empat bulan terakhir di Porto telah memperkuat posisinya,” menurut laporan dari FOX Sport.

Dengan mengikuti jejak ayahnya, Francisco Conceicao tidak hanya mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Eropa tetapi juga menegaskan statusnya sebagai salah satu bakat muda berpotensi besar dalam sepak bola internasional. Gol krusial yang ia cetak menjadi bukti kemampuannya dan potensinya untuk masa depan sepak bola Portugal.

Tragedi Pantai Taipa: Satu Wisatawan Meninggal dan Satu Hilang Terseret Ombak

beacukaipematangsiantar.com – Di Pantai Taipa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, sebuah insiden menyedihkan terjadi ketika dua wisatawan terseret ombak saat sedang berenang. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya belum ditemukan.

“Kami telah menemukan satu korban meninggal. Sementara itu, pencarian masih berlangsung untuk korban yang lain,” ungkap Amiruddin, Kepala Basarnas Kendari, pada Selasa (18/6/2024).

Lebih lanjut, Amiruddin menjelaskan bahwa korban yang meninggal dunia dikenal dengan inisial BU, berusia 35 tahun, sementara korban yang belum ditemukan memiliki inisial MHP, berusia 25 tahun. Kedua korban datang bersama teman-temannya untuk liburan di Pantai Taipa dan tiba di lokasi pada Senin (17/6) sekitar pukul 10.00 WITA.

“Keduanya datang untuk berlibur bersama teman-teman mereka,” terangnya.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.12 WITA, saat kedua korban terseret ombak saat berenang. Meskipun rekan-rekan mereka berusaha memberikan pertolongan, hanya BU yang berhasil dievakuasi.

“Korban BU berhasil ditarik ke pinggir pantai, namun sayangnya MHP masih belum ditemukan hingga saat ini,” kata Amiruddin.

Tim SAR Konawe Utara saat ini masih berupaya mencari korban MHP, dengan harapan dapat menemukan dan menyelamatkannya secepat mungkin.

Insiden Pemukulan dan Pingsan Berulang pada Pernikahan di Ternate

beacukaipematangsiantar.com – Sebuah pernikahan di Kota Ternate menjadi pusat perhatian setelah terjadi insiden pemukulan yang melibatkan pengantin pria, RI, oleh FT, yang merupakan kakak sekaligus wali nikah dari pengantin wanita, NT. Akibat insiden tersebut, pengantin wanita mengalami pingsan sebanyak empat kali selama acara berlangsung.

Sumarno Arsad, petugas yang bertugas dalam khotbah nikah, mengungkapkan bahwa kejadian ini bermula saat FT merasa tersinggung oleh ucapan pengantin pria. Hal ini memicu reaksi keras dari FT yang berujung pada pemukulan terhadap RI. “Mempelai wanita sempat pingsan berkali-kali. Akibatnya, keluarga pengantin pria sempat meminta untuk meninggalkan acara dan mengusulkan pembatalan pernikahan,” kata Sumarno, seperti dilansir pada Sabtu (15/6/2024).

Beruntung, intervensi dari warga setempat berhasil mencegah keluarga pengantin pria dari meninggalkan acara. Warga menyampaikan bahwa FT adalah wali nikah NT dan mengajak kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah secara damai. “Warga setempat memberikan penjelasan dan mengajak kedua keluarga untuk berdiskusi dan melanjutkan prosesi pernikahan,” tambah Sumarno.

Prosesi pernikahan kemudian dilanjutkan dengan ritus ngongoma, dimana pengantin pria memegang ubun-ubun pengantin wanita, diikuti dengan pembacaan doa. Namun, NT kembali pingsan beberapa kali selama dan setelah prosesi. “Setiap kali mempelai wanita sadar dari pingsan, situasi kembali tegang karena dia pingsan lagi setelahnya,” terang Sumarno.

Peristiwa ini menyoroti dinamika keluarga yang kompleks dan tekanan yang mungkin dialami oleh pengantin pada hari pernikahan mereka.